Tim dari Fakultas Ekonomi Unnes Meraih Juara II Lomba Debat Pendidikan Tingkat Nasional

FE Unnes – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FE Unnes kembali meraih prestasi dalam lomba yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UNS. Lomba yang diadakan adalah Lomba Debat Pendidikan tingkat Nasional dengan tema “Kesetaraan Pendidikan Indonesia Menuju Kesejahteraan Bangsa”. Lomba ini dilaksankan sabtu, (14/03/2015) yang berlangsung di Aula Gedung F FKIP UNS. Kegiatan ini diikuti oleh 16 tim dari 12 perguruan tinggi negeri yaitu:
1. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS),
2. Universiitas Negeri Semarang (Unnes),
3. Universitas Negeri Malang (UM),
4. Universitas Negeri Surabaya (Unesa),
5. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),
6. Universitas Jendral Soedirman (Unsoed),
7. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),
8. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha),
9. Universitas Negeri Gorontalo (UNG),
10. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka),
11. Universitas Siliwangi (Unsil),
12. IKIP PGRI Jember.

Sebagai perwakilan dari Unnes, Tim debat Fakultas Ekonomi keluar sebagai juara II Lomba Debat Mahasiswa Tingkat Nasional tahun 2015. Tim dari Unnes diwakili oleh Mursal Fajar Hakim, Cahyaning Budi Utami, dan Ragil Waseza. Sementara itu, juara I diraih oleh tuan rumah penyelenggara yaitu Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), dan Juara III diraih oleh Universitas Negeri Malang (UM).

Tuntutan kompetensi penguasaan pengetahuan global adalah salah satu alasan mengapa Lomba Debat Pendidikan perlu menjadi bagian kegiatan akademik mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam menanggapi masalah pendidikan memajukan panji-panji mahasiswa kependidikan seluruh Indonesia di mata masyarakat luas Indonesia. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi mahasiswa-mahasiswa pendidikan se-Indonesia untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menganalisis masalah pendidikan di Indonesia.

Berbagai permasalahan pendidikan yang melanda bangsa ini, peran mahasiswa tidak hanya pandai mengkritisi permasalahan saja, tetapi juga memberikan gagasan, rekomendasi serta solusi melalui pemikiran-pemikirannya.

You may also like...