Kolaborasi Keilmuan, Jurusan Ekonomi Pembangunan Undang Dosen Tamu dari BAPPEDA Jateng

Perguruan Tinggi dianggap memiliki peran strategis dalam mengembangkan keilmuan. Hal ini menjadi optimal, ketika Perguruan Tinggi mampu melakukan kolaborasi keilmuan dengan para stakeholder, khususnya yang memiliki kompetensi di bidangnya. Terkait dengan hal tersebut, Jurusan Ekonomi Pembangunan (EP) UNNES, hari ini (6/11)  mengundang dosen tamu dari BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut kembali mendapat animo tinggi dari mahasiswa untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir sebagai dosen tamu, Hermawan, SP., M.Si, yang menuturkan pentingnya perencanaan daerah, sekaligus menekankan bagaimana sebuah perencanaan daerah dijalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua jurusan Ekonomi Pembangunan UNNES, Fafurida, SE., M.Sc menyatakan, selain memberikan kemanfaatan yang nyata, program ini juga akan mendorong mahasiswa, untuk dapat menjadi lebih menguasai materi secara utuh, tidak hanya menguasai teori, tetapi mahasiswa mengerti tentang implementasinya.

Lebih lanjut, Fafurida, SE., M.Sc, menjelasan, pola kerjasama ini sudah berjalan selama lima tahun terakhir. Tidak hanya dengan BAPPEDA, lembaga lain yang telah berkolaborasi dengan Jurusan Ekonomi Pembangunan dalam bidang pengajaran adalah Bank Indonesia. Pihaknya berharap program-program semacam ini diharapkan akan terus berjalan, sehingga alumni-alumni dari Jurusan Ekonomi Pembangunan UNNES akan lebih siap pada dunia kerja. Menurutnya, program ini juga bermanfaat bagi dosen pengajar yang juga memperoleh update informasi perencanaan pembangunan yang terbaru. Dirinya juga berharap, kerjasama ini akan terus ditingkatkan tak hanya pada pada kolaborasi pengajaran tetapi bisa juga pada program joint research. Kegiatan ini juga merupakan wadah dan bentuk kepedulian dari pihak pemerintah seperti BAPPEDA dalam menjalankan fungsi edukasi dari BAPPEDA kepada masyarakat khususnya kepada mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *