OKPT FE UNNES : Pesan Perdamaian

            Dalam rangka menyambut Mahasiswa Baru FE tahun 2015, BSO Guguslatih Ekonomi Racana Wijaya Gugus Depan Kota Semarang 14.111 – 14.112 mengadakan kegiatan OKPT (Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi) pada Sabtu dan Minggu (22- 23/8) di Auditorium Unnes. Kegiatan OKPT tahun 2015 dibuka Dr. Bambang Budi Raharjo, M.Si, Pembantu Rektor bidang Kemahasiswaan Unnes.

Tema kegiatan OKPT pada tahun ini bertemakan “Pramuka Perguruan Tinggi sebagai Agen Messengger of Peace and Conservation”. Agen Messengers of Peace atau pembawa pesan perdamaian merupakan salah satu program kemanusiaan pramuka yang bermaksud untuk menyelesaikan konflik-konflik yang ada di dunia pendidikan dengan mencegah bullying, memantau program-program pendidikan, menolong orang yang kesusahan, mengkritisi program pemerintah dan melakukan kegiatan pelayanan lainnya. Sedangkan tema agent of conservation ini dimaksudkan untuk mengenalkan lebih dalam tentang Universitas Negeri Semarang sebagai kampus konservasi yang harus menanamkan karakter konservasi pada setiap elemen yang tergabung di antero Universitas Negeri Semarang.

Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi Guguslatih Ekonomi Racana Wijaya Gugus depan Kota Semarang 14.111-14.112 tahun 2015 diikuti oleh 913 mahasiswa Fakultas Ekonomi, yang terdiri dari 909 Mahasiswa Baru FE 2015 dan 4 Mahasiswa FE angkatan sebelum 2015.

Untuk menunjang tercapainya harapan dari adanya kegiatan OKPT dan harapan yang hendak disampaikan tema OKPT kali ini maka panitia memberikan penugasan berupa membuat wayang sebagai langkah awal untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Selain itu, diadakan banyak kegiatan diantaranya materi tentang kepramukaan di Perguruan Tinggi, MoP (Messengers of Peace) sebagai pengenalan awal sebelum rekan-rekan Mahasiswa Baru benar-benar turun ke masyarakat sebagai pramuka agent messengers of peace, kemudian pengenalan minat-bakat yang ada di Guguslatih Ekonomi seperti minat bakat tari dan musik sebagai salah satu upaya dari Guguslatih Ekonomi untuk menjalankan salah satu nilai konservasi budaya, adapun kegiatan lainnya yaitu outbond yang diadakan di pelataran auditorium Universitas Negeri Semarang sebagai bentuk aktif untuk menanamkan karakter pada generasi brilian yang akan membawa perubahan dan akan menjadi agen MoP dan konservasi di dunia pada umumnya dan Universitas Negeri Semarang pada khususnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *