Dampingi Pelaku UMKM Kota Semarang, FE UNNES Gelar Workshop Laporan Keuangan Berbasis Aplikasi SILANTRI

Bertempat di ruang Rapat Lantai 7 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDA) Kota Semarang, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang gelar workshop kepada para pelaku UMKM, Rabu (29/01).

Workshop yang bertakjub “Penguatan Manajemen Usaha UMKM Klaster melalui Pembukuan Online dengan Aplikasi SILANTRI” ini merupakan bentuk kerjasama UNNES dengan Bappeda Kota Semarang untuk turut serta membantu pelaku UMKM dan meningkatkan potensi Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) yang ada.

Project Leader Dr. Margunani, M.P menyambut baik kerjasama yang terjalin bersama dengan Bappeda Kota Semarang dan tentunya para pelaku UMKM.

“Saya sangat senang bisa bergabung diforum ini, kita semua bertemu bersama dalam upaya meningkatkan kembali gairah dan potensi UMKM lokal kita di Kota Semarang. Satu hal yang amat penting diperhatikan adalah soal laporan keuangan, bahwasannya para rekan kita agak kesulitan terkait ini. Maka dari itu, kami tim UNNES membawa inovasi aplikasi SILANTRI semoga dapat diimplementasikan dengan mudah, tepat guna dan bermanfaat” tutur Margunani.

Turut juga dalam rombongan workshop adalah Dr. (Cand) Wulan Suci Rachmadani, S. E., M. Si dan Moch Faizal Rachmadi, S. Pd sebagai pelaksana teknis.

Workshop yang luar biasa ini pun dihadiri oleh sejumlah perwakilan klaster UMKM di Kota Semarang seperti sektor batik, ikan bandeng, pangan, handy craft, jamu, lunpia, logam, tas dan kepariwisataan.

Dalam sambutan yang disampaikan, Kepala Bidang Perencanaan dan Perekonomian Bappeda Kota Semarang Drs. Pitoyo Tri Susanta, M.Si juga memberikan apresiasi sedalam-dalamnya atas kesediaan UNNES menjadi mitra narasumber dalam workshop ini.

“Terima kasih bu Margunani dan tim dari UNNES yang berkenan hadir memberikan wawasan kepada teman kita pelaku UMKM Kota Semarang. Perekonomian Indonesia saat ini memerlukan upaya ekstra agar dapat bangkit dan bersaing di era covid-19, terlebih lagi dalam hal pelaporan keuangan terintegrasi dan sistematis” ucap Pitoyo.

Ia juga menambahkan bahwa SILANTRI yang diusung UNNES agar supaya dapat memberikan semangat positif pelaku UMKM bahwa pembukuan tidak selalu menyulitkan.

“Adanya inovasi SILANTRI yang terintegrasi ini semoga memberikan angin segar bapak ibu UMKM terkait pembukuan, pencatatan laporan keuangan jadi lebih sistematis demi keberlangsungan usaha kedepannya” tambahnya.

Pada akhir workshop, para peserta juga sangat tertarik dan mendukung penuh implementasi aplikasi SILANTRI. Tidak hanya itu, mereka juga mengharapkan adanya pendampingan intensif kedepan bagi pelaku UMKM terkait pelaporan keuangan usaha.

Sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka oleh Kemdikbud-Ristek RI, UNNES akan berupaya semaksimal mungkin dalam implementasi pilar tersebut diantaranya dengan kegiatan magang/praktik pendampingan UMKM.

Tentunya, dalam rancang bangun sistem ini juga melibatkan tim pengembang aplikasi sekaligus pemegang Hak Cipta SILANTRI yang diketuai oleh Dr. Margunani, M.P, beranggotakan Dr. (Cand) Wulan Suci Rachmadani, S.E., M.Si, Anindya Ardiansari, S.E., M.M, Ayu Asari, Radiva H. Oktiagi dan Aisah Dwi Cahyani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.